Painful Secret

Title: Painful Secret

Author: bintangdj

Genre: Sad, Romance, Happy ending

Rating: PG 13

Lenght: Ficlet (1.092 words)

Cast: Super Junior – Eunhyuk, Super Junior – Kyuhyun, OC- Cho Min Ri

Haha! Aku ngepost ff 2 hari berturut2! Ini ide yang keluar tiba- tiba pas aku berniat bikin ff selain Kyuhyun. Tapi ternyata masih ada Kyuhyunnya. Tapi aku seneng bisa bikin ff Eunhyuk. Daridulu pengen tapi selalu gagal -__- Oke happy reading…

“Hyuk, kumohon temui noona” Ucapnya pelan. Itu terdengar seperti permohonan, tapi aku masih bisa melihat sinar mata yang berlawan dengan ucapannya. Rambutnya sedikit basah, mungkin akibat hujan deras diluar. Payungnya tidak begitu sanggup untuk melindungi tubuhnya.

“Kau yang bilang sendiri kalau aku tak pantas dengan noonamu” Jawabku. Ya, ucapan itu memang membuatku sadar aku memang tak pantas untuknya. Aku telah melukai hatinya, Cho Min Ri yang polos itu.. membuatku tak memaafkan diriku sendiri. Berapa kalipun aku memikirkannya, aku memang tak pantas untuk gadis manis itu.

Kyuhyun, namja yang berada didepanku itu terlihat sedikit putus asa. Celana panjangnya sangat basah terkena becekan air diluar. Bahkan sampai saat ini hujan masih turun dengan derasnya. Walaupun begitu, aku sama sekali tak mengajaknya masuk ke dalam rumahku.

“Aku sudah tak tahan lagi Hyuk Jae” Ucapnya “Noona, berapa kalipun aku mengatakan padanya kau bukanlah pria baik- baik, ia tetap percaya padamu! Dan bahkan sekarang ia sakit karena memikirkanmu!” Ujarnya sedikit keras.

Aku hanya diam membiarkannya terus bicara. “Apa kau masih berhubungan dengan yeoja selingkuhanmu itu? Aku sungguh tak percaya dengan apa yang kamu lakukan.. sejak awal noona  membawamu ke rumah, aku memang tidak suka denganmu, aku tak suka gayamu yang seperti playboy itu. Tapi kupikir aku bisa tenang karena kamu terlihat mencintai noona.. tapi lihat apa yang terjadi sekarang” Kyuhyun menarik napasnya, berusaha melanjutkan kalimatnya.

“Hyuk Jae! Jawablah! Aku hanya ingin tahu kamu mencintai noona atau tidak?” Kyuhyun menatap lurus kearahku. Aku tahu sejak awal namja ini tak pernah suka denganku. Aku selalu berusaha mengambil hatinya tapi tak pernah bisa. Aku sedikit terkesan karena ia sedikit mempercayaiku, tapi aku tak pantas berada di keluarganya. Keberadaanku disana pasti tak akan diterima jika mereka tahu kenyataan yang sebenarnya.

“Kyu..aku hanya ingin menyampaikan satu hal” Ucapku sedikit menahan rasa pilu dihatiku. “Aku, bukan untuk noonamu.”

***

Aku benar- benar sakit mengetahui kenyataan ini. Kejadian 5 tahun yang lalu, kejadian yang merenggut nyawa Cho Min Jung. Aku tak akan sefrustasi ini kalau Cho Min Jung bukanlah saudara kembar dari Cho Min Ri, orang yang kucintai selama 2 tahun ini.

Selama ini Min Ri selalu menceritakan kenangan- kenangan manisnya bersama Min Jung. Dan beberapa kali ia selalu berkata ingin bertukar posisi dengan Min Jung, karena Min Ri merasa Min Jung lebih baik darinya. Dan ia berkata harusnya ia yang sakit- sakitan itulah yang lebih cepat mati daripada saudara kembarnya.

Tapi, aku malah seenaknya mengambil nyawa Min Jung. Kecelakaan itu, kembali terngiang- ngiang di otakku. Kalau saat itu appa tidak memaksakan aku duluan di operasi di rumah sakit miliknya, pasti Min Jung yang keadaannya lebih parah dariku masih bisa bertahan.

Harusnya aku menyetir lebih hati- hati saat itu. Padahal aku yang menabrak Min Jung, tapi kenapa aku yang ditangani lebih dulu?

Aku.. tak sanggup mengatakan hal yang sebenarnya pada Min Ri juga Kyuhyun. Kupikir, inilah jalan yang terbaik. Dengan melihatku berselingkuh dengan yeoja lain, maka ia berpikir aku jahat dan segera melupakanku bukan? Kuharap begitu. Tapi, apa aku sanggup melupakan Min Ri?

Aku merasakan getaran di kantungku. Kyuhyun mengirim pesan untukku.

Noona dibawa kerumah sakit. Kalau terjadi apa- apa dengannya aku tidak akan memaafkanmu!’

Sebuah pesan singkat yang sangat membuatku panik. Tanpa kupikirkan apapun lagi, aku segera mengambil kunci mobilku.

***

Aku berlari di lorong rumah sakit itu. Aku berusaha menghilangkan rasa traumaku karena rumah sakit inilah tempat Min Jung menghembuskan napas terakhirnya. Yang kupikirkan saat ini hanyalah Min Ri.

Aku berhenti begitu melihat Kyuhyun di depan salah satu ruangan. Tak ada senyum sama sekali di wajahnya. Bahkan ia terlihat biasa saja saat aku sudah datang kesini.

Noona terkena thypus.. apa ia sebegitu bodohnya tidak makan karena namja sepertimu?” Sindir Kyuhyun sedangkan aku masih mengatur napas karena berlari.

Noona menunggu di dalam” Ucap Kyuhyun lagi. Aku memperhatikan pintu ruangan itu. Masih sedikit ragu untuk menemui Min Ri. Bolehkah aku melihatnya? Aku menengok ke arah Kyuhyun yang sepertinya kesal menungguku. Ia memberiku isyarat untuk segera masuk.

Aku membuka pintunya perlahan, kulihat Min Ri tidak berbaring di kasurnya. Ia duduk, apakah ia menungguku? Aku tak begitu percaya yang dihadapanku adalah Min Ri, karena ia sangat pucat dan tubuhnya kurus. Dan punggung tangannya kini dihiasi jarum infus.

Oppa?” Tanyanya pelan. Aku mendekatinya, membuatnya tersenyum simpul. “Maaf, karena aku hanya yeoja bodoh yang lemah” ujarnya. Aku memperhatikan matanya. Ia berkaca- kaca, rasanya aku ingin segera memeluknya untuk menghentikan air matanya. Tapi, aku berusaha bersikap tak peduli.

“Aku.. merelakan oppa untuk yeoja itu. Yeoja lain yang sudah berhasil mengambil hati oppa” Ucapnya lagi, rasanya hatiku teriris begitu mendengarnya. Semudah itu dia merelakanku? Tapi, memang ini yang kumau. Ya, lebih baik seperti ini. Lebih baik kami berdua menemukan kebahagiaan kami sendiri.

“Dan terakhir.. aku minta maaf karena membuat oppa merasa bersalah karena Min Jung” Ketika ucapan itu keluar dari mulutnya, mataku membelalak. Bagaimana bisa Min Ri tahu tentang hal ini? “Aku selalu menceritakan tentang Min Jung.. dan itu pasti membuatmu terbebani” Lanjutnya.

“Tunggu.. Min Ri, kamu sudah tahu semuanya?” Aku menatap Min Ri penuh tanda tanya. Aku dibuat bingung dengan situasi yang rumit ini. Min Ri hanya mengangguk pelan.

“Aku bahkan tahu hal ini sebelum kita berpacaran. Apa oppa.. meninggalkanku karena hal itu?” Tanyanya. Tebakannya sangat tepat, membuatku tak sanggup berkata apapun. Aku melihat senyum Min Ri sekarang.

“Jadi.. apakah oppa masih mencintaiku?” Tanyanya. Ia pasti sudah tahu jawabannya. Tapi aku butuh penjelasan sekarang. Kenapa aku merasa jadi orang bodoh? Dari ekspresinya, sepertinya Min Ri tahu apa yang kupikirkan. Ia membetulkan posisi duduknya dan berdehem. Aku hanya menunggunya berbicara.

“Tenang saja, aku dan keluargaku sama sekali tidak menyalahkan oppa dalam kejadian itu” Ucap Min Ri. “Min Jung, pasti tidak suka kalau aku dendam kepada oppa. Karena.. Min Jung menyukai oppa.”

Aku tercengang dengan ucapan Min Ri. Min Jung menyukaiku? “Min Jung mencintai oppa jauh sebelum aku mencintai oppa. Ia sering menceritakan segala hal tentang oppa, ia tahu makanan kesukaan oppa, cafe favorit oppa, alamat rumah oppa” Min Ri mengambil napas ditengah ceritanyaAwalnya aku sangat benci kepada oppa karena telah mengambil Min Jungku.  Tapi.. sejak aku mengenal oppa.. aku mengerti kenapa Min Jung sangat menyukai oppa”.

Min Ri meraih tanganku. Tangannya sangat dingin. “Oppa.. jangan pernah katakan oppa tidak pantas untukku” Ucap Min Ri. Kurasa itu kalimat terakhir dari ceritanya.

Aku masih terdiam. Hari ini.. sungguh hari terumit yang pernah kurasakan. Pikiranku tentang Min Jung dan Min Ri terus menghantuiku. Apalagi setelah mengetahui Min Jung menyimpan perasaan terhadapku.

Aku melihat wajah Min Ri yang masih pucat. Pipinya sedikit tirus, bahkan terlihat kantung mata di wajah cantiknya. Aku mengelus pipinya. Lalu menyibak rambut panjangnya agar tak menutupi wajahnya.

“Min Ri-ya.. apa aku yang membuatmu seperti ini?” Min Ri hanya terdiam “Aku.. akan melindungimu. Maafkan aku telah berpikiran bodoh untuk meninggalkanmu” Ucapku sambil membelai kepalanya. Min Ri tampak menikmatinya sambil memejamkan mata. Sebenarnya sudah berapa lama ia tidak tidur?

“Dan jangan pernah membuat Min Ri noona menangis lagi” Sahut orang yang tiba- tiba masuk ruangan ini. Aku tahu itu Kyuhyun. Aku menatapnya lalu menunjukkan gummy smileku.

“Tenang saja.. yang jelas aku tak ingin dibantai lagi olehmu” Balasku yang kemudian dibalas lagi dengan senyum evil darinya. Kurasa dibalik semua masalah ini aku mendapatkan sesuatu yang baru. Aku tak akan pernah menyangka Kyuhyun merestuiku seperti ini.

-end-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s