PASTEL

PASTEL

Title: PASTEL

Author: Pikrachu

Genre: Romance

Rating: G

Length: Chapter

Cast: (OC)Ahn Sina, Tao, Sehun

“Bisa tolong ambilkan yang biru muda, violet, pink, hijau muda, kuning dan jingga?”

“Maaf bisa diulangi lagi?”

“Biru muda, violet, pink, hijau muda, kuning, jingga.”

“Biru muda…violet…”

“pink, hijau muda, kuning, jingga.”

“Maaf…bisa ulangi lag….”

Ya Pabo!”

Seorang gadis sedang terpaku di depan laptopnya, telinganya ditutupi earphone sehingga dapat dipastikan bahwa ia sedang tidak bisa dan tidak ingin diganggu. Kepalanya mengangguk mengikuti ritmik musik yang sedang didengarnya.Tangannya sibuk mengetik, entah itu mengerjakan tugas atau chatting dengan temannya. Seragam dan tas ransel yang digantung di depan pintu menandakan bahwa hingga saat ini ia masih sekolah.

“Sinaaaaaaaaaaa” namanya terpanggil, namun volume musik yang hampir menyampai titik maksimum membuat suara yang memanggil nama itu menjadi sia sia.

Semenit dua menit tidak ada respon dari gadis yang dipanggil Sina itu, hingga akhirnya suara yang memanggilnya kehabisan suara dan memilih menendang pintu kamar yang otomatis membuat Sina menengokkan kepalanya. Ia melihat kakak perempuannya berdiri di depan kamarnya, bibirnya tersenyum, lebar, benar-benar lebar, matanya yang bulat memandang Ahn Sina yang hanya memandangnya balik dengan tatapan datar.

Jika Ahn Sina adalah adik perempuan pada umumnya, tentu dia akan berlari menuju kakaknya, melompat dan bertanya dengan girang “Ada apa unnie?  Ayo ceritakan padaku!”

Tapi.

Dia Ahn Sina. Dan Ahn Sina tidak akan melakukan hal seperti itu. Tidak akan ada yang bisa mengalahkan rasa malasnya untuk meninggalkan kasur dan laptopnya, terlebih ia tahu kalau itu hal penting pasti kakaknya akan menghampirinya, ke kasurnya.

Jadi Sina hanya memandang balik sekitar lima detik, dan kembali mengarahkan pandangannya pada monitor laptop. Volume musik sama sekali tidak dikecilkan. Mungkin kurang sopan, tapi memang ada kalanya dia butuh waktu sendiri, tanpa gangguan kakaknya.

Ya! Siiiiiinaaaaa!” Tanpa pikir panjang kakaknya melepaskan earphone dari telinga Sina. Sina mengerutkan dahinya, terganggu, tapi marah tidak ada gunanya, dia lebih suka menebak hal apa yang akan dibicarakan kakaknya kali ini.

“Hari ini bukan valentine, bukan tanggal jadian kalian, bukan hari ulang tahunnya, ini masih bulan maret bukan musim dingin, untuk apa Miyoung-unnie mendatangiku?” ia bertanya datar, monoton sama sekali tidak ada tanda bahwa ia tertarik dengan pembicaraan kakaknya

Minyoung tersenyum sudah terbiasa dengan perilaku adiknya “Apakah butuh alasan untuk bertemu adik sendiri?”

“Cepat katakan saja, aku sibuk”

Melihat adiknya yang terlihat serius dengan kata-katanya Miyoung mengangguk dan segera mengeluarkan hpnya,  tangannya dengan sigap mengetik lalu ia menunjukkan layar hpnya pada Sina, Sina mengerutkan dahinya melihat foto yang dilihatkan kakaknya itu.

“Dia Oh Sehun” ucap Sina singkat, dan kembali sibuk pada laptopnya, dia tidak tahu ada urusan apa Oh Sehun dan kakaknya.

“Kau tahu dia??” mata Miyoung makin membulat, tidak percaya adiknya mengenal orang yang baru saja ia kenal belakangan ini.

“Teman sekelasku”

Oh Sehun, teman sekelas Ahn Sina sejak ia berada di kelas satu SMA, semester pertama mereka bahkan sempat duduk bersebelahan, study tour kedua mereka sempat duduk bersebelahan di bis, dan sekarang mereka satu kelompok untuk tugas presentasi. Ketiga hal itu cukup membuat alasan mengapa seorang Ahn Sina yang sulit menghafal wajah atau entah nama orang cukup familiar dengan pria bernama Oh Sehun.

“Kau bercanda Sina, tidak mungkin” Miyoung mematikan hpnya dan memandang serius pada adiknya, seluruh tampang jenaka yang tadi terlihat di wajahnya hilang digantikan ekspresi serius yang jarang sekali ia keluarkan.

“Ya sudah, unnie percaya atau tidak aku tidak peduli”

Miyoung menghela nafas, sekarang ia benar-benar percaya, Oh Sehun merupakan teman sekelas adiknya, sekarang otaknya sibuk memproses apakah fakta itu merupakan hal yang menguntungkan untuknya atau malah sebaliknya, tapi Ahn Miyoung, merupakan gadis yang terlalu malas berpikir terlalu kompleks sehingga akhirnya ia memutuskan tidak mempedulikannya dan memilih memberitahu Sina tujuan pertama ia mendatangi kamarnya.

“Dia pacarku sekarang”

TBC

_______________________________________________________________

(Author’s note)

YEAH first chapter dedicated for bintangdj ^^

 Sebenarnya ini fanfic bahasa indo pertama yang bakal kuseriusin🙂

Setelah berkecimpung di asianfanfics akhirnya aku mencoba join menjadi author diblog ini.

Tolong dimaklumi kalau ada typo, belum sempat diedit karena ga sabar buat ngeupload~ ^^

11 thoughts on “PASTEL

    • hahah daripada sambungan lebih tepat detour itu kayak sejenis spin-offnya pastel ;;) emang tokohnya sama cuma di sini chaeri dkk sebatas cameo~ fokusnya ke tao-sina-sehun

  1. Hallo kaaak~ akhirnya aku berkesempatan buat baca pastel hohoho x) tapi sekarang sistem bacaku baca 5 chapter dulu baru ta komenin, wkwkwk xD
    Dan aku ga nyangka aaargh apa ituuu, baru chapter satu sehun udah ada yg punyaaaaa noona noona lagi aaaaaa ><
    Aku. Tidak. Terima.
    Ga nyangka baru chapter satu yg singkat ini udah dapet heart attack begini hah
    Harus siap siap hati dan mental untuk chapter selanjutnya nih
    Sehunkuuu~~

  2. Akhirnya aku baca pastel karena gak kuat menahan rindu dengan detour~ tp kayaknya aku bakal jatuh cinta juga sama pastel.
    Tulisan pikrachu kapan sih gak bikin jatuh cinta? Hehehe

  3. Baca detour aku gregetan penasaran sama authornya trua liat profil dan disana ada daftar ff authornya, sambil nunggu detour dilanjut aku baca ini ya thorrrr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s