Oh My Prince -Chapter 02-

-Chapter 02-

“Kau baik-baik saja Jieun?”

“Yup tentu saja, aku berada dalam kondisi terbaikku sekarang!” aku berusaha tersenyum pada laki-laki yang baru saja kuketahui namanya Luhan.

Luhan hanya tersenyum dan kembali melanjutkan pembicaraannya dengan Sera. Aku menghela nafas kecil dan melihat perempuan di sebelahku yang tidak bisa berhenti tersenyum pada laki-laki di depannya. Sial Sera beruntung sekali..


“Luhan, boleh kami jalah keluar?” tiba-tiba laki-laki yang duduk di sebelah Luhan lebih tepatnya berada di depanku memotong pembicaraan Luhan dengan Sera. Aku tertegun kaget mendengar Sehun berinisiatif mengajakku keluar.

Luhan terlihat kaget namun ia kembali tersenyum dan mengangguk lalu kembali berbicara dengan Sera. Sementara itu Sehun memandangku dan menunjuk pintu café, memberi tanda untuk keluar bersama dengannya. Aku mengangguk dan segera menghabiskan milkshake anggurku lalu berjalan menyusul Sehun yang dari tadi sudah berdiri.

Beberapa meter dari café Sehun berhenti berjalan dan melihat sekeliling, seperti memastikan apakah ada yang melihat kami berdua atau tidak.

Sedangkan aku sekarang berdiri di depannya kebingungan dengan apa sebenarnya tujuan Sehun membawaku keluar, apakah ini tidak terlalu cepat bagi kami langsung jalan meninggalkan Sera dan Luhan?

“Ekhm” Sehun berdehem membuatku segera membuyarkan pikiran dan menatap kedua matanya yang tajam “Namamu…Jieun kan?”

Ia belum ingat namaku?

Aku menghela nafas dan hanya mengangguk sebagai jawabannya, Sehun menggaruk kepalanya lalu membuka hpnya, ia menghela nafas lalu memanggil namaku lagi.

“Jieun, aku yakin kau merasakannya, aku datang pada kencan buta ini sama sekali bukan karena keinginanku”

Aku terdiam mendengar kalimat pertamanya “Temanku memaksaku dan Luhan untuk bertemu dengan kalian, sebenarnya Luhan sama saja denganku hanya saja dia baik sehingga ia masih meladeni temanmu” Sehun memandang mereka berdua dari luar dan aku mengikuti pandangannya. Sera terlihat sangat  menikmati pembicaraannya dengan Luhan, begitu juga dengan Luhan, entah itu akting atau bukan.

Terdengar helaan nafas Sehun, kali ini ia menguap, tampaknya ia benar-benar malas “Bagaimana kalau sekarang kau kuantar pulang saja?”


Ck Oh Sehun…

Flashback—

“K-kalian dari SMA Kirin??” Sera bertanya dengan gugup. Informasi yang kami ketahui tentang pasangan kencan buta kami hanyalah mereka berasal dari SMA Kirin.

Dua pria yang dari tadi sudah di sebelah kami menganggukkan kepalanya bersamaan, mereka sama kagetnya, namun satu diantaranya kembali memasang tampang datar.

Sera masih ternganga tidak menyangka kami akan mendapat laki-laki setampan mereka.

“Hahaha ini lucu sekali” Laki-laki yang tadi mengangkat telpon, yang bermata bulat, yang duduknya hanya dua meter dariku tadi kemudian berdiri dan menghampiri meja kami diikuti oleh temannya.

Dalam hati aku benar-benar berdo’a ia akan duduk di depanku, namun sayangnya Sera mencuri langkah

“Silakan di depanku saja” Ia berkata dengan semangat sementara aku hanya berdiam, pasrah siapa yang akan duduk didepanku, sudahlah lagi pula keduanya juga tampan kok

“Maaf, kami benar-benar tidak melihat kalian ketika masuk” laki-laki itu tersenyum, membuat matanya yang bulat menjadi sipit, aku mengangguk sambil tersenyum dan melirik orang yang sekarang duduk di depanku.

Matanya sama sekali tidak memandangku, ia sibuk memainkan hpnya seolah tidak menganggap ada aku disini. Teman sebelahnya menyadari bahwa temannya itu tidak sopan sehingga ia berdehem “Oh iya, kita belum perkenalan”

“Namaku Goo Sera!” Sera mengenalkan namanya dengan semangat, aku memandangnya tidak percaya, bagaimana bisa ia menjadi seagresif itu? Apa ia benar-benar senang dengan pasangannnya?

“Aku Luhan dan dia Oh Sehun”

“Namaku Choi Jieun” Aku pun mengenalkan diriku, Luhan tersenyum “Halo Jieun”

Aku menundukkan kepalaku, laki-laki ini benar-benar tipeku.

Sementara Luhan berbicara dengan Sera aku melirik Sehun yang sama sekali tidak memberi respon atas pengenalan diriku.

Aku berdehem untuk menyadarkan dia, bahwa sekarang ada seorang gadis duduk di depannya. Sehun mendongakkan kepalanya namun ia hanya mengangkat tangannya sedikit untuk menyapa “Ah halo” dan selang berapa detik kemudian ia kembali berfokus pada hpnya.

Aku salah memilih orang

End of flashback–

 

TBC

___________________________________________________________________

Author’s note

Triple update hari ini o_o

Kedepannya Pikrachu tidak menjamin apakah bisa terus seperti ini ._.

Target dalam pengerjaan fanfic adalah regular update, dan fanfic yang dipilih dari ketiganya sesuai mood saat itu.

Tidak ada pilih kasih dalam ketiga cerita karena tiga2nya author sukaaa :3

Jadi mulai besok sepertinya hanya akan satu saja yang diupdate……..

Tapi tetap author akan berjuang!

xoxo,

Pikrachu

4 thoughts on “Oh My Prince -Chapter 02-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s