Detour

Title: Detour

Author: Pikrachu

Genre: Romance, drama, school life

Rating: G

Cast: Byun Baekhyun and OC

A story dedicated for itsredpenguin  

 

Ketika segala sesuatu terjadi tanpa diminta

Ketika  hal normal terasa begitu membosankan

Ketika kejutan menjadi terlalu manis untuk dilupakan

Cerita bermulai tanpa seorang pun tahu mereka lah pemainnya.


 

1. Fallible

Sebagai murid baru, Moon Chaeri sudah mengetahui terlalu banyak hal. Kalian tidak bisa menyalahkan Chaeri, karena dalam kasus ini, Chaeri tidak melakukan apa-apa. Ia terlalu pasif  untuk mencari sesuatu yang baru, sehingga permainan Tuhan  merupakan kata paling cocok melihat Chaeri yang selalu ada di saat yang tidak tepat. Contohnya kali ini, ketika mengembalikkan pel dan sapu ke ruang janitor , takdir berkata lain, Chaeri tidak dibiarkan untuk mengalami sebuah sore yang normal.

Setelah menyusun sapu dan pel yang ia pakai, terdengar suara pintu berderit, seseorang membukanya. Chaeri yang badannya tersembunyi di balik tumpukan kardus besar, menaikkan kepalanya untuk mengintip siapa yang baru masuk.

“Na-nami.”

Chaeri memiliki kesulitan mengingat wajah orang membuat ia benar-benar asing  dengan perempuan yang baru masuk itu. Wanita yang sepertinya bernama  Nami itu terlihat tegang, meskipun lampu ruang janitor cukup redup Chaeri  dapat memastikan wajah Nami sedang memerah. Orang yang masuk selanjutnya segera membuat Chaeri mendecak, pelan, sepelan mungkin.

Sambil bersandar pada lemari besar di belakangnya dengan perlahan tanpa mengganggu ‘waktu’ kedua remaja yang baru masuk itu.  Chaeri mengangkat kedua tangannya, jari-jarinya bergerak sambil otaknya mencoba mengingat sore ini akan menjadi acara ‘menguping’ yang keberapa kali untuknya.

“Pertama di halaman belakang.” Chaeri menaikkan jari telunjuknya.

“Kedua di atap sekolah.” Jari tengahnya ikut berdiri.

Singkat cerita, karena cerita ini terlalu sayang untuk menyebutkan satu persatu pengakuan rahasia yang  Chaeri lihat secara tidak sengaja, kita anggap saja Chaeri sudah menaikkan delapan jarinya, menandakan ia sudah melihat delapan pengakuan perempuan-perempuan terhadap kingkas di sekolah mereka..

“Ma-maaf aku memanggilmu secara mendadak.” Suara si laki-laki terdengar. Chaeri yang baru saja menghela napas karena bosan mengira drama yang sama akan terulang lagi tiba-tiba membulatkan matanya merasa kaget. Akhirnya dengan perlahan ia kembali merangkak menuju tempat mengintipnya semula. Apa kali ini laki-laki itu yang akan menyatakan perasaan? Chaeri berkata dalam hati.

Pertama sebelum cerita berlanjut, sesuatu tentang Chaeri harus diklarifikasi. Chaeri bukan perempuan yang suka mencampuri urusan orang lain terlebih privasi. Chaeri tahu dan sangat mengerti bahwa hal yang ia lakukan kali ini merupakan sebuah kejahatan ringan.  Tapi jika menjadi Chaeri, kalian pasti mengerti seberapa bosan dirinya terus melihat pengakuan cinta terhadap laki-laki yang sama dan jawaban yang sama; penolakan.

Kadang dirinya tidak habis pikir, bagaimana bisa seseorang bisa begitu disukai oleh banyak orang. Byun Baekhyun. Akhirnya nama itu tersebut dalam cerita ini. Jika kalian bertanya kenapa Chaeri dapat mengenal Baekhyun, jawabannya adalah popularitas Baekhyun. Dari 8 sampai 10 orang yang ia temui setiap harinya di minggu pertama sekolah, nama Baekhyun selalu tersebut dari mulut mereka, mau tidak mau, otak Chaeri mengingat hal itu, ditambah fakta wajahnya yang selalu memenuhi majalah dinding sekolah.

“Tidak apa-apa Baekhyun.” Perempuan itu tersenyum, rona merah masih terlihat tapi Chaeri sadar, wajah merah Nami menjadi tidak ada apa-apanya melihat merahnya Baekhyun. Hmm jadi benar laki-laki ini yang akan melakukan pengakuan? Menarik. Chaeri berkata dalam hati.

Merasa sudah mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya Chaeri kembali merangkak mundur, Chaeri bukan seorang pengecut yang akan menonton momen penting seseorang secara diam-diam. Meskipun pengalaman cintanya masih nol, tapi ia cukup dewasa untuk mengerti betapa sulit seseorang menyatakan perasaan, mulai dari memilih kata terbaik yang dapat mewakilkan perasaan mereka, sampai persiapan mental mereka, ditolak atau diterima.

Dalam hati ia berdoa semoga Nami menerima perasaan Baekhyun. Chaeri tidak mau melihat seseorang terlihat menyedihkan di depannya, dan buruknya ia tidak bisa melakukan apa-apa karena dalam kasus ini Chaeri hanya pengamat yang tidak diminta kehadirannya. Terlebih ia ingin Baekhyun segera memiliki pasangan, sehingga Chaeri tidak perlu melihat perempuan-perempuan di sekolah barunya itu terus mengejar Baekhyun.  Jika Nami dan Baekhyun menjadi pasangan, maka semuanya akan selesai. Chaeri tidak akan melihat Baekhyun yang sedih dan para perempuan akan berhenti mengejar Baekhyun, win win solution.

Sebagai perempuan baik akhirnya Chaeri mengeluarkan hpnya  lengkap dengan earphone yang selalu menempel hampir 24 jam di hpnya itu. Ia memilih mendengarkan lagu, membiarkan playlistnya memberikan soundtrack pada sorenya daripada harus mendengar dialog yang sama sekali bukan untuknya.

 

Mata Chaeri terasa berat, kepalanya sedikit pusing mungkin efek karena tidur sore yang menurut ibunya tidak sehat. Begitu ia membuka mata, jendela besar yang berada beberapa meter dari depannya sudah menunjukkan kombinasi warna ungu dan pink, matahari masih bertahan tapi tinggal tunggu hitungan menit sampai semuanya menjadi gelap. Chaeri segera berdiri, membuat suara gedebuk karena ia lupa pada posisinya yang sedang dihimpit beberapa kardus.  Chaeri menghela napas sedikit frustasi  ia melihat jam tangannya dan itu hanya membuatnya makin frustasi,  akhirnya ia memutuskan untuk merapihkan kardus-kardus itu besok, lebih baik ia pulang sekarang. Jalan di kota terlalu malam tidak bagus untuk seorang perempuan muda.

Setelah merapihkan beberapa lipatan di kemejanya Chaeri mengangkat kepalanya, ia pun melangkah pergi dari ruangan, karena panik ia tidak memperhatikan sepasang mata di bawah meja sedang memperhatikannya.

Dan perlu kalian ingat, ini bukan cerita seram sehingga bisa dipastikan mata bulat yang melihat itu tak lain adalah Byun Baekhyun. Seorang idola sekolah yang baru saja merasakan patah hati, ia baru tahu apa arti penolakan begitu Nami gadis idamannya menolak perasaannya. Baekhyun yang malang hanya tertawa, berusaha tetap menjadi dirinya meskipun ia tahu tidak ada salahnya ia menangis atau setidaknya cemberut, ia hanya sendiri di sini, tidak akan ada yang peduli apakah ia menangis, tapi Baekhyun merasa menangis tidak ada gunanya, tidak akan mengubah apapun, hanya membuatnya terlihat cengeng di depan dirinya sendiri. Sedikit yang Baekhyun tahu, tapi menunjukkan emosi lain selain tertawa sebenarnya tindakan cukup pintar untuk membuat bebannya terasa lebih ringan daripada harus terus berpura-pura.

 

Gosip mengenai Baekhyun dan Nami segera menyebar keesokan harinya. Chaeri terlalu sibuk untuk mendengar berita sebenarnya, yang ia dengar hanya sesuatu antara Baekhyun dan Nami terjadi. Dan tentu saja itu  soal jadian kan?

Dengan tangan memegang tumpukan buku Chaeri berjalan cepat menuju perpustakaan. Menjadi anggota perpustakaan merupakan hal yang ia inginkan sejak dulu, ia tahu resiko sibuk yang akan ia dapatkan tapi asal itu berhubungan dengan buku, Chaeri sama sekali tidak bermasalah

“Hey Chaeri kau mau ke perpustakaan?” Sehun yang berpapasan dengan Chaeri tiba-tiba menghentikkan langkahnya membuat Chaeri ikutan berhenti. Mereka berdua tampak buru-buru karena beberapa menit lagi kelas akan di mulai.

“Buku ini harus segera kukembalikan kalau aku tidak mau ada denda, aku titip kamu ya?” Tanpa menunggu jawaban lebih lanjut dari Chaeri Sehun meletakkan bukunya yang cukup tebal di atas tumpukan buku Chaeri. Chaeri memelototi Sehun, bukunya sudah cukup berat dan laki-laki ini seenaknya menambahkan, ia ingin protes tapi Sehun sudah berlari meninggalkannya.

Akhirnya dengan terpaksa Chaeri kembali melanjutkan perjalanannya menuju perpustakaan di lantai tiga.

Mendapat catatan terlambat bukan hal yang menyenangkan untuk Chaeri, tapi mendapat denda karena terlambat mengembalikan buku jauh lebih dihindari, ada game baru yang ia ingin beli sehingga pengeluaran dari dompetnya harus diminimalisir  sebisa mungkin.

Chaeri melangkahkan kakinya menaiki tangga, dengan tumpukan buku yang hampir menutupi wajahnya ia merasa tubuhnya jauh memberat, mungkin ini rasanya obesitas Chaeri berusaha mencari hal menarik di balik kesengsaraannya membawa buku berat.

 

Baekhyun yang bermain kartu dengan Jongdae di atap sekolah baru sadar kalau mereka telah melebihi jam istirahat, karena kalah bermain Baekhyun harus merapihkan kartu-kartunya sementara Jongdae berlari meninggalkannya. Inilah persahabatan antarlelaki, kadang ego mereka terlalu tinggi untuk saling peduli pada temannya sendiri.

Baekhyun murid yang sama sekali tidak bermasalah dengan catatan terlambat tapi ia laki-laki dinamis yang menjadikan berlari di koridor merupakan hal kesukaannya, takut terlambat bisa ia jadikan sebagai alasan tipikal berlari di koridor. Dan dengan begitu guru yang langganan memanggil Baekhyun ke ruang guru dapat memaklumi dirinya.   

Setelah Baekhyun memasukkan kartu ke dalam  kantong celananya ia segera berlari menuruni tangga, tapi tiba-tiba ide konyol keluar dari otaknya. Celananya cukup licin untuk menjadikan pegangan tangga sebagai perosotan. Dan tangga yang sepi membuat ia bisa berteriak sepuasnya.

Baekhyun tersenyum dan menduduki pegangan tangga, ia membetulkan posisi duduknya sebelum tangannya melepas pegangan sehingga tubuhnya bisa meluncur.

“Hana, dul, set!”

 

“Ugh” Chaeri menghentikkan langkahnya. Ia tahu ia memang jarang berolahraga tapi ia tidak tahu kalau dirinya selemah itu. Chaeri menengok ke belakang dan melihat tangga yang ia lewati masih bisa dihitung jari. Setelah menguatkan tekad ia pun menapakkan kaki kanan ke tangga selanjutnya.

“H-HEI!!” seruan keras dan terasa begitu mendadak terdengar. Mata Chaeri yang terhalangi buku membuatnya tidak bisa  melihat ke depan dengan benar. Dengan jangka waktu singkat, sesingkat kita mengedipkan mata Chaeri merasakan sebuah dorongan kuat dari depan. Keseimbangannya hancur, tangannya melepas tumpukan buku, akhirnya sebuah adegan drama terjadi. Skenario yang siapa saja bisa memperkirakannya, Baekhyun jatuh menimpa Chaeri.

Tapi satu hal yang membuat semuanya berbeda, si pemeran utama pria pingsan.

_______

(A/N)

Cerita ini dibuat atas request pikrachu sendiri /lah?/

Hahaha karena author sendiri yang nawarin diri bikin cerita ini, bukan itsredpenguin yg minta.

Tenang aja author tahu masih ada lima cerita yg harus dihandle..ta-tapi selama liburan di kampung yg ga ada internetnya yang mau enggak mau membuat author terus nonton Growl berkali-kali, akhirnya Baekhyun dan Tao mendapat perhatian author (sehingga update pastel dan detour jadi banyakan).

Siap-siap habis ini bakal ada marathon update dari author!

(tentunya setelah author selesai melampiaskan stalk exo karena seminggu lebih hiatus T T)

Dan author rada terharu pada magnae di blog ini naminaya yang rajin memberi penyegaran pada LSFF (Pizza man termasuk cerita kesukaan author sekalipun Kyuhun bukan bias karena gaya nulisnya kocak banget XD)

Untuk silent readers tetaplah membaca sekalipun kalian tidak memberi komen, author tahu di dunia ini emang ada orang mager dan orang pendiam.

xoxo,

Pikrachu

118 thoughts on “Detour

  1. yaampun ini ngakak banget sumpah!!!>.< yamasa yg nabrak yg pingsan-.- nasib baek malang banget, udh patah hati lalu jatuh pula. daebak!! Keep writing author~

  2. aku nemu ff ini dari salah satu blog yang ngerekomen ff ini… dan sebenernya kurang cukup minat sih soalnya dari judul aj aku kurang ngerti artinya apaan… tapi, ada rasa tertarik tu pas baca sinopsis cerita ff ini dari blog itu dan finally aku buka, dan…. well, aku syuuuuka xD

    tapi ff ini udah lama sih yaaa… tapi gpp lah~ tetep enak…. siplah.. aku suka komedinya di ff ini. biasanya aku paling jarang baca ff chapter dan buat baca kelanjutannya tu susahnya minta ampun.. tapi buat ff ini semoga engga :”33
    well, aku syuuka pokoknya.. ringan dan ya… dari cara penulisannya cukup unik tapi aku sukaa /angkat jempol/

  3. baekhyun pake jatuh pingsan segala lagi, tapi lucu waktu dia di tolak..aku reader baru salam kenal aku baru nemu ff ini dari rekomendasi ff

  4. haloooo,aku readers baru ^^
    sebenarnya udh lma bgt aku tahu tentang ff ini karena saran temen,cuman aku blum tertarik buat ngebacanya/digebuk😀

    tapiiiii karena aku sekarang udh ngebaca yg part pertamanya dan kesan aku saat selesai baca yg pertama ini adalah menurut aku pasti ceritanya bklan lucu bgt ><

    aku izin baca part selanjutnya yaaah ^^

  5. Eung….hay Author~ aku reader bru di ff ini. Aku dpet rekomen dari temen hehe😀

    ciye pangeran ditolak! Kasian juga sih :3

  6. waaaah… gaya bahasa nya beda dari yg laiiiin.. sukaaaa ..
    kocaak.. sebenarnya aku baru pindah bias awal tahun ini . dr chanyeol ke byun cabe, baekhyun maksud gue..

    nyari2 rekomen fic baek ( berhubung pindah bias) dan akhirnya nemu fic ini.
    ijin bacaaaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s