Pabo Couple (Flower)

Title: Pabo Couple (Flower)

Author: BeningAT

Genre: Romcom

Rating: G

Cast: Eunhyuk, Yoo Chin Soo (OC)

Maaf ya lama soalnya kemaren lagi gak niat buat ff heheheh semoga pada suka ya…..

***

Eunhyuk POV

Kalian tahu kemarin setelah aku menghancurkan kukunya ia tak berbicara padaku selama dua hari?, ternyata benar ya kalau yeoja itu menyebalkan, dan kalian tahu sekarang malah dia yang mengajak bertemu di cafe. Sebenarnya selama dua hari ia tak ingin berbicara padaku aku juga tak membuk cafenya. Aku segera memasuki cafe dan melihat yeoja dengan balutan dress biru dan high heel yang senada ia sedang menatap ke arah  taman di cafe ini.

Mianhae aku telat” Ucapku sambil mendekat dengan langkah yang perlahan.

“Kenapa kau belum menambahkan bunganya?” Tanyanya.

“Aku tak tahu jenis bunga jadi aku lebih memilih menunggumu hingga tak marah lagi denganku” Jawabku sambil duduk di hadapnnya.

“Apa kita beli bunganya sekarang?” Tanyaku.

“Boleh” Jawabnya masih sambil menatap taman.

“Tapi beli di mana?” Tanyaku.

“Aku tahu tempatnya”Katanya beranjak dari kursi aku segera mengikutinya keluar cafe dan memasuki mobilnya, kami terdiam sebentar setelah duduk di kursi.

“Harusnya namja yang menyetir bukan yeoja” ucapnya sambil menatapku, aku langsung melihat posisi kami saat ini dan menunjukan senyum terbaikku.

“Tukar” Aku segera keluar begitupun dengannya aku segera masuk lagi dan menghidupkan mobilnya.

“Di mana temptnya?” Tanyaku.

“Tidak jauh kok, tempatnya hanya beda satu blok dengan rumahku” Ucap Chin Soo sambil memainkan ponselnya, setelah sedikit mengeluarkan suara dia terdiam sebentar.

“BWAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!!!!!!!!!” Tiba-tiba saja suara tawa Chin Soo terdengar oleh telingaku dan aku bisa besumpah setelah ini aku harus pergi ke dokter telinga untuk mengecek telingaku.

“Yak!! jangan tertawa sekeras itu, kau ini namja atau yeoja sih?!!!” Teriakku tak kalah keras di depan telinganya.

“JANGAN BERTERIAK DI DEPAN TELINGKU JUGA HYUK JAE!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” Balasnya juga di hadapan telingaku.

”Aiiisshhhh sudah-sudah kau mau kita kecelakaan karna kau teriak-teriak tak jelas di dalam mobil ini? Lebih baik sekarang kau tunjukan jalannya” Aku segera melihatnya yang masih saja melihat layar ponselnya.

“Kita sudah melewati toko roti?” Tanyanya.

“Sudah”

“Ok,berarti kau hanya tinggal belok kanan lurus sampai mentok lalu belok kanan dan cari toko bunga yang namanya ‘Rose’” Chin Soo segera menyimpan ponselya di dalam tas dan segera melihat jalan, mungkin ia takut aku salah jalan.

“STOOOOPPPP!!!!!” Teriaknya tiba-tiba.

“Sudahku bilang tak usah teriak nona Yoo” Aku segera menghentikan mobilnya dan menatap toko bunga di hadapanku.

“Ini tempatnya?” Tanyaku ragu.

Ne, kajja turun” Aku segera mengikutinya keluar mobil dan memasuki toko ini.

“Kira-kira kita harus meletakkan apa di taman?” Tanyanya.

“Aku tak mengerti soal bunga, tapi yang penting warna bunga itu harus cerah dan bisa membuat segar taman itu” Ucapku dan segera duduk di salah satu kursi di toko ini.

“Yang mana kira-kira?” Tanyanya padaku.

“Apa yang itu saja?” Tanyanya sambil menunjuk sekumpulan bunga putih.

“Trserah kau” Jawabku.

“Segini saja” Katanya sambil membawa sekitar sepuluh tangkai bunga di tanganya.

“Hanya segitu?” Tanyaku.

“Memang kau mau membayarnya? Kaukan pelit” Ejeknya, aisshhh baik aku buktikan.

“Ambil yang banyak, aku yang akan bayar” Kataku sombong.

“Sombong sekali kau” Balasnya dan segera berbalik sepertinya ia akan  mengambil beberapa tangkai bunga mawar  lagi.

“Ini” Ia memberikanku satu tempat mawar itu.

“Yak!! kau in,i tapi tak sebanyak ini juga, kalau yang ini terlalu banyak” Kataku.

“Baik aku akan membeli semua macam bungan yang cocok untuk taman dan masing masing empat puluh tangkai” Ucapnya.

“Ya sudah cepat ambil dan segera ke toko keramik untuk membeli tempatnya” Kataku.

Ne, kau ini sudah pelit tak sabaran sekali sih” Katanya sambil menuju tempat bunga lagi aku melihat-lihat semua bunga yang ada di sini dan mengambil satu tangkai bunga mawar merah dan berjalan menuju Chin Soo yang berada di kasir aku mengulurkan tangaku yang memegang bunga dan ia  membalikan tubuhnya dan menatapku aneh.

“Untukku?” Tanyanya.

Ne” Ucapku.

“Romantis” Katanya sambil melihat bunganya. Seketika aku salah tingkah dan segera melihat ke kasir.

“Semuanya berapa?” Tanyaku pada ahjussi yang ada di hadapanku. Ia segera memberikan kertas yang berisi jumlah yang harus ku bayar aku melihatnya dengan teliti dan segera mengeluarkan uangku dengan ragu.

“Cepat, atau aku yang akan membayarnya” Kta Chin Soo di telingaku akhirnya aku meletakkan sejumlah uang itu di  meja dan menunggu kembalinya. Setelah aku mendapat kembalinya aku segera membawa bungkusan-bungkusan bunga itu dan berjalan menuju luar dan segera masuk ke mobil dan diikuti oleh Chin Soo.

“Kita tak jadi membeli tempatnya sekarang, bunga tadi sudah cukup mahal jadi besok saja” Kataku saat kita sudah di mobil.

Namja pelit”

end

One thought on “Pabo Couple (Flower)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s